Kisah Hijrah Alyssa Soebandono, Berawal dari Job dan Sebuah Mimpi

Hijrahnya Wanita Cantik Ini Berawal Dari Sebuah Mimpi

Kisah Inspirasi – Menutup bagian tubuh sesaui tuntunan ajaran agama, mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki bagi sebagian wanita bukanlah hal yang mudah.

Seperti halnya sebagai seorang wanita muslimah yang sudah menjadi kewajiban untuk menutup kepalanya dengan hijab. Namun, masih banyak yang ragu untuk melakukannya dengan berbagai alasan.

Bahkan ada pula sebagian dari kita, melakukan hijrah dalam hidupnya. Hijrah itu sendiri merupakan perubahan manusia menjadi lebih baik lagi dengan merubah arah pandangan hidupnya sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.

Seperti artis yang satu ini, Alyssa Soebandono namanya atau yang sering dipanggil Icha, sangat dikenal dengan pribadinya yang ramah telah melakukan hijrah dalam hidupnya.

Bermula dari job pemotretan yang diterimanya untuk sebuah majalah muslimah

Tepatnya, saat Icha belum mengenakan hijab. Pemotretan itu membawanya pada rasa nyaman yang menghinggapi hatinya saat mengenakan hijab. Tetapi karena salah satu faktor, membuat Icha tak bisa langsung berhijab.

Icha menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memantapkan hati, bukan hanya untuk menutup auratnya tetapi juga untuk turut serta membawa pribadinya menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Hijrah yang dilakukannya terus berlanjut dalam masa pendekatannya dengan Dude Harlino, keinginnanya semakin kuat sehingga mendorong Icha untuk terus berdoa, shalat Istikhoroh dan belajar lebih dalam tentang Islam sampai ia mendapat jawaban untuk keinginannya ini.

Mimpi malam itu, menjadi sebuah pertanda dan hidayah

Dikutip dari akun Instagramnya @ichasoebandono, bahwa ia mengalami mimpi berada di ruangan yang gelap dan dipenuhi oleh wanita yang tidak berhijab lalu kebingungan.

Di bagian lain, Icha melihat ada pintu dengan cahaya terang dan berjalan menuju pintu tersebut. Akhirnya ia bertemu dengan Dude dibalik pintu. Subhanallah…

Setelah semua yang telah di alami olehnya, Icha pun menceritakan kepada Dude yang saat itu masih menjadi calon suaminya. Icha mengikuti banyak pengajian yang semakin memantapkan keyakinannya itu, dan pada akhirnya Icha mantap untuk mengenakan hijab pada hari pernikahannya dengan Dude.

Proses tak sebatas sampai hari pernikahan, Icha dan Suaminya tetap berhijrah untuk menjadi menyesuaikan diri

Setelah menikah, Icha semakin aktif mengikuti pengajian-pengajian yang selama ini telah ditularkan dari Dude, suaminya.

Sebelum menikah Dude memang telah aktif di berbagai masjid dan sharing ilmu agama Islam yang dimilikinya. Dude ingin ilmu agama yang dimilikinya dapat bisa digunakan untuk berdakwah dan bermanfaat bagi sesama.

Proses yang dijalani Icha berlanjut ke undangan-undangan untuk sharing pengalamannya dalam berhijrah dan sering menjadi pembicara dalam berbagai seminar bertemakan hijrah. Banyak ilmu yang ia dapat dari seminar tersebut, dan bisa melatihnya untuk menjadi lebih baik lagi.

Icha tak merasa takut kehilangan rejekinya saat ia memantapkan diri untuk menutup auratnya dengan hijab.

Banyak orang beranggapan bahwa dirinya sebagai public figure yang memutuskan untuk berhijab akan mengurangi ketenaran yang sudah didapatkannya.

Setelah berhijab, Icha memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya yang harus memperlihatkan rambutnya. Icha harus benar-benar menyiapkan mental untuk mengambil keputusan tersebut, untungnya ia tetap mendapatkan support dari suaminya. Icha benar-benar tidak takut kehilangan rezeki, baginya rezeki akan selalu ada untuk setiap umatNya.

“Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka. Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah swt niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”. (QS. Ath-Thalaq : 2-3)

Prosesnya mengenakan hijab yang didukung oleh suaminya, membuat Icha semakin nyaman. Baginya, hijab membuat dirinya lebih bisa menjaga diri dan selalu merasa terlindungi.

Icha meyakinkan dirinya bahwa semua proses yang dialaminya dalam berhijrah untuk menjadi umatNya yang lebih baik lagi. Penampilannya saat ini menjadi batasan dan pagar sebagai seorang wanita.

Subhanallah, Allah selalu punya cara untuk memberikan hidayah kepada ummatNya yang sungguh-sungguh mempunyai niat untuk menjalankan semua perintahNya.

Semoga kita semua mendapatkan hidayah dengan niat dan tujuan untuk lebih dekat dengan Allah swt. Amiin..

sumber: khasanahislam.com