Kisah Mengharukan Mualaf Masuk Islam Setelah Membaca Kisah Perang Salahuddin al-Ayyubi

  • Bagikan
Mualaf yang masuk Islam karena membaca kisah salahuddin al-ayyubi
Ilustrasi

Kisah Inspirasi – Abdullah, warga Indonesia yang lahir dari keluarga non-muslim. Dia kemudian memutuskan menjadi seorang mualaf memeluk Islam. Meskipun tinggal di negara yang mayoritas penduduknya adalah Islam, ia dan keluarganya sangat bangga dengan keimanan agama mereka terdahulu.

Sebelum memutuskan menetapkan akidah memeluk agama Islam, Abdullah tinggal bersama keluarganya yang memiliki lingkungan cukup terbatas dalam hal interaksi dengan orang lain. Ya, keluarganya hanya bergaul dengan orang yang se-keyakinan dengan agama mereka.

Bahkan ayahnya bekerja sebagai seorang pebisnis dan hanya memiliki kerjasama ekslusif sesama orang yang memiliki keyakinan yang sama.

Masa kecil hingga dewasa, banyak dihabiskan Abdullah di tempat ibadah dan belajar di sekolah khusus untuk penganut agamanya terdahulu. Bertahun-tahun waktu dihabiskan Abdullah guna mempelajari dan mendalami ajaran agama yang telah dianutnya.

Keputusan untuk mempelajari lebih dalam agama yang dahulu dianutnya tersebut justru membawanya kepada cahaya Islam. Hidayah itu mulai masuk ke dalam hatinya membaca kisah Salahuddin al-Ayyubi dalam Perang salib atau perang abad pertengahan.

Kisah Salahuddin al-Ayyubi yang begitu tinggi toleransinya membuat Abdullah begitu terkesima dengan sosok pemimpin ini. Ia melihat sosok Salahuddin al-Ayyubi sangat berbeda dengan tentara salib yang membabi buta ketika berperang.

Ia melihat Salahuddin al-Ayyubi yang tidak pernah memaksa siapapun untuk memeluk Islam, meski dalam posisi berkuasa. Secara diam–diam Abdullah mulai mengidolakan Salahuddin dan ini menjadi cikal bakalnya jadi mualaf.

Seiring waktu berjalan kekaguman Abdullah kepada Salahuddin al-Ayyubi ini membuatnya tertarik untuk mempelajari Islam. Ia sangat penasaran dengan pesan yang sebenarnya dibawa oleh Islam.

Rasa penasarannya tersebut membuat ia mulai mengunjungi situs Islam di internet dan memiliki banyak teman Muslim online yang mampu menjawab pertanyaannya tentang Islam dengan baik.

kisah salahuddin al ayyubi
Ilustrasi perang Salib

Pada saat yang sama Abdullah juga bekerja di perusahaan konstruksi milik ayahnya. Kinerjanya yang baik, membuat dia diberikan kontrak dan ditugaskan di kota lain.

Penugasannya di kota lain membuat dirinya berinteraksi secara lebih terbuka, yang dimana menjadi langkah selanjutnya dalam mempelajari Islam.

Setiap kali makan siang atau makan malam, Abdullah banyak melakukan interaksi dengan para pedagang penjual makanan atau pelanggan lain. Sampai suatu hari Ia bertemu dengan Faisal, yang sama-sama pendatang di kota itu.

Faisal yang beragama Islam memperkenalkan Islam kepada Abdullah, dan membuat Abdullah begitu menyukai cara penyampaiannya tentang Islam.

Suatu hari Abdullah mengikuti Faisal ke masjid hingga akhirnya ia mengucap dua kalimat syahadat dan memantapkan hati memeluk Islam. Setelah memeluk Islam Abdullah merasa hidupnya sangat berubah dan membuatnya merasa seperti terlahir kembali.

Perasaan ini yang membuatnya sangat bahagia dan yakin hingga ia menyampaikan kabar dirinya menjadi mualaf, saat ayahnya datang untuk memeriksa proyek konstruksinya.

Ketika kabar itu sampai ke telinga sang ayah, membuat orangtuanya itu sangat marah. Dalam hitungan detik semuanya berubah drastis, Abdullah kehilangan segalanya. Ia kehilangan uang, pekerjaan, kontak bisnisnya bahkan juga sebagian teman–temannya terdahulu.

  • Bagikan